loading...
Ketika mandi, banyak orang memiliki dorongan untuk menyentuh dan mengorek-ngorek pusarnya. Tapi, banyak orang bilang bahwa hal itu dapat menyebabkan sakit perut bahkan membahayakan organ pencernaan. Sebenarnya benar atau tidak sih pernyataan tersebut?
Dalam ilmu akupunktur, pusar memiliki 12 jalur energi, termasuk organ jantung dan ginjal, serta memiliki pengaruh terhadap aliran darah.
Jadi, benarkah pusar benar-benar terhubung dengan organ dalam? Bisakah udara masuk melaluinya?
Ketika di dalam kandungan, plasenta dan tali pusar memiliki peran yang sangat penting, yaitu sebagai saluran penghantar oksigen dan nutrisi bagi janin, serta sebagai saluran pembuangan hasil metabolisme dari janin. Setelah melahirkan, tugas dari pusar sebenarnya sudah selesai, karena bayi sudah bisa bermetabolisme secara mandiri. Oleh sebab itu, pusar dapat kita sebut juga sebagai bekas luka.
Benarkah pusar tidak boleh dikorek-korek dan dibersihkan?
Walalupun sebenarnya tugas pusar sudah selesai setelah bayi dilahirkan, namun gerakan mengorek-ngorek pusar dapat menyebabkan rangsangan pada organ pencernaan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman setelahnya.
Gerakan mengorek-ngorek pusar yang kasar juga bisa menyebabkan luka dan infeksi. Jadi, mengorek-ngorek pusar pada dasarnya tidak akan menimbulkan masalah jika dilakukan dengan tangan yang bersih dan gerakan yang lembut, juga dalam jangka waktu singkat. Tapi, bagaimanapun juga, sebenarnya mengorek-ngorek pusar itu tidak dianjurkan ya.
Kotoran pada pusar sebenarnya terbentuk dari sel kulit mati, keringat, debu, dan campuran kotoran lainnya. Pada dasarnya kotoran ini tidak berbau dan tidak berbahaya bagi tubuh. Jika ternyata terjadi pembengkakan dan tercium bau dari pusar, maka tandanya pusar mengalami infeksi.
JIka kamu merasa benar-benar perlu membersihkan pusar, sebaiknya gunakan kapas yang dicelup ke dalam air, kemudian lakukan dengan lembut.
Bagaimana merawat pusar?
1. Memijat lembut daerah pusar
Sebelum tidur pada malam hari, serta sebelum bangun dari tempat tidur, pipis, dan buang air besar pada pagi hari, berbaringlah santai di atas tempat tidur, kemudian taruh kedua telapak tangan di kulit sekitar pusar, kemudian gosok lembut dengan gerakan memutar searah jarum jam sebanyak 108 putaran.
Cara ini bisa membantu sistem pencernaan, menenangkan syaraf, melancarkan buang air besar dan kecil, menguatkan hati, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Moxa
Perawatan moxa pada pusar bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.
Sumber : http://www.cerpen.co.id/post_144670.html

0 Response to "Ternyata Ada 1.400 Jenis Bakteri di Pusar Kamu! Jadi, Sebenarnya Aman atau Tidak Sih Mengorek-Ngorek dan Membersihkan Pusar?"
Post a Comment